
Jakarta, One Colorful day Indonesia
—
Tim nasional Meksiko harus menyudahi perjalanan mereka di
Piala Dunia 2026
. Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Azteca, skuad El Tri dipaksa menyerah 2-3 dari Inggris dalam laga babak 16 besar yang diwarnai drama kartu merah dan penundaan akibat cuaca buruk, Senin (6/7).
Pelatih Meksiko, Javier Aguirre, mengatakan ia merasa bangga sekaligus sedih setelah tersingkir dari Piala Dunia.
“Saya pergi dengan perasaan campur aduk. Di satu sisi, bangga dengan keluarga yang telah kami bangun dan sangat puas dengan pekerjaan yang telah dilakukan,” kata Aguirre setelah pertandingan mengutip
ESPN
.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ini akan menjadi malam yang sulit bagi seluruh Meksiko, di ruang ganti dan di rumah. Kami tidak akan banyak tidur. Saya kehilangan kata-kata. Saya diliputi emosi. Saya pikir mimpi ini berakhir di sini,” tambahnya.
Pelatih Meksiko mundur
Laga emosional ini juga menjadi akhir dari era kepelatihan Javier Aguirre. Aguirre langsung mengumumkan keputusannya untuk mundur dari kursi kepelatihan El Tri setelah merampungkan masa bakti ketiganya bersama tim nasional.
Posisinya dipastikan akan digantikan oleh sang asisten yang juga mantan bek legendaris Barcelona, Rafael Marquez.
“Lima pertandingan di turnamen ini tidak akan terlupakan. Saya mengucapkan selamat tinggal pada Estadio Azteca dan pergi dengan rasa bangga yang luar biasa setelah bertahun-tahun. Rafa (Marquez) adalah sosok hebat, pelatih yang sangat berharga, dan dia akan membuktikannya nanti. Semoga dia bisa melakukannya jauh lebih baik dari saya,” pungkas Aguirre mengutip NPR.
Lebih lanjut, ia mengakui para pemain Meksiko telah memberikan seluruh kemampuan terbaik di lapangan. Ia juga mengakui fans dan rakyat Meksiko sebagai tuan rumah memiliki harapan yang sangat tinggi namun timnas gagal menuntaskan tugas.
“Bermimpi lalu terjatuh seperti ini sangatlah menyakitkan, tetapi para pemain harus meninggalkan turnamen dengan kepala tegak,” ujar Aguirre
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Meksiko di pesta sepak bola terbesar di dunia tersebut. Sejak berhasil menembus perempat final pada Piala Dunia 1986, Meksiko tercatat sudah delapan kali berturut-turut tersingkir di babak 16 besar.
Perjuangan luar biasa mengejar ketertinggalan dua gol dinilai membuktikan mentalitas baja tim, namun kegagalan di hadapan pendukung sendiri menjadi pil pahit yang sulit ditelan oleh para pemain dan staf kepelatihan.
Dengan hasil ini, Inggris berhak melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026 untuk tiga edisi berturut-turut. Di babak delapan besar nanti, Harry Kane dan kawan-kawan dijadwalkan menantang Norwegia yang diperkuat Erling Haaland di Miami Gardens pada Sabtu (11/7) mendatang.
[Gambas:Video One Colorful day]
(tim/dal)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: BPS Tegaskan Sensus Ekonomi Bukan Pendataan untuk Penarikan Pajak
Baca lagi: Suzuki XL7 ‘Ganti Kulit’
Baca lagi: Sinopsis The Suicide Squad, Bioskop Trans TV 6 Juli 2026



3 Responses
Artikel ini memberikan fondasi pengetahuan yang sangat kuat bagi siapa saja yang ingin mempelajari topik ini lebih lanjut https://www.lib.cet.ac.il/pages/subx.asp?rel=1&item=2009 saya sangat suka dan saya ajkan menunggu artikel lain nya dari penulis ini
Penulis merajut argumen demi argumen dengan ritme yang sangat pas, membuat pembaca betah berlama-lama https://www.lib.cet.ac.il/PAGES/subx.asp?item=2009&rel=1 yang terpenting respon nya juga sangat bagus
Keren ulasannya! Singkat, padat, jelas. Bagi temen-temen yang pengen tahu lebih detail, web http://beyondct.squarespace.com/restitution-des-ateliers/2005/1/12/jeux-en-team-building-anim-par-sophie-zakowetz-et-franois-michel.html?%C3%AF%3F.com/tmyq juga punya artikel yang relate banget.