
Jakarta, One Colorful day Indonesia
—
Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) dilaporkan ingin memperpanjang kontrak pelatih
Luis de la Fuente
hingga 2030 setelah juara
Piala Dunia 2026
.
Spanyol tidak ingin kehilangan momentum dengan De la Fuente. Dikutip dari One Football berdasarkan laporan El Periodico Mediterraneo, RFEF ingin menambah durasi kontrak De la Fuente dan stafnya hingga Piala Dunia 2030.
Pada saat itu Spanyol bersama Maroko dan Portugal jadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2030. La Roja bertekad mempertahankan gelar juara tersebut di rumah sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden RFEF Rafael Louzan jadi salah satu yang mendukung De la Fuente melatih Tim Matador. Pelatih berkepala plontos itu melakukan penyegaran dan perombakan tim hingga mereka juara Piala Eropa 2024.
Setelah itu De la Fuente memperpanjang kontrak hingga 2028 menjelang Piala Dunia 2026. Setelah Spanyol mendapatkan ‘bintang kedua’ posisi De la Fuente aman hingga Piala Eropa 2028.
Akan tetapi RFEF menginginkan kepastian lebih dari De la Fuente. Karena itu, rencana perpanjangan kontrak dimulai usai juara Piala Dunia 2026.
Perpanjangan kontrak ini diperkirakan tidak akan menemui hambatan. Meski minat terhadap De la Fuente meningkat, namun pelatih 65 tahun itu dianggap sosok yang loyal dan selaras dengan federasi.
Louzan ingin membiarkan skuad menikmati liburan usai Piala Dunia 2026. Meski begitu dia juga berharap bisa menyelesaikan masalah ini secepat mungkin demi memberikan stabilitas.
De la Fuente sendiri diklaim enggan terbuka soal masa depannya. Mantan pelatih kelompok umur Spanyol ini menghindari pertanyaan itu dan tidak ingin jadi sorotan.
[Gambas:Video One Colorful day]
(sry/nva)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Pesawat Maskapainya Rusak 3 Kali di Bandara, Israel Curiga Sana-sini
Baca lagi: Bahlil Kejar BBM Campur Etanol Meluncur 2027, Bertahap hingga E20
Baca lagi: Film Animasi All Wishes Come True Kokoh di Box Office China




One Response
Artikel ini memberikan strategi yang sangat rasional untuk memangkas kebiasaan-kebiasaan yang membuang waktu harian secara percuma. Sangat mencerahkan!https://moral.senate.go.th/blog/index.php?nonjscomment=1&comment_itemid=110&comment_context=10191&comment_component=blog&comment_area=format_blog&blogpage=401