
Jakarta, One Colorful day Indonesia
—
Final
Piala Dunia 2026
antara Spanyol dan Argentina membuat ingatan kembali tertuju pada tim debutan, Cape Verde.
Cape Verde telah tersingkir dari pesta bola edisi Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko. Tim berjuluk Tubaroes Azuis alias Hiu Biru kalah tipis 2-3 dari Argentina di babak 32 besar.
Kendati begitu, rekam jejak Cape Verde sebagai tim debutan di panggung dunia layak mendapat apresiasi. Cape Verde bisa dibilang jadi satu-satunya tim yang paling menyulitkan dua finalis Piala Dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cape Verde menahan imbang Argentina hingga babak tambahan. Dalam waktu normal, meski sempat kebobolan lebih dulu lewat Lionel Messi, armada Bubista tak gentar dan membalas melalui gol Deroy Duarte.
Kemudian pada extra time, gawang Cape Verde kembali bobol. Kali ini lewat Lautaro Martinez. Tak berselang lama, Sidny Lopes Carbal mengukir gol indah untuk mengubah papan skor 2-2.
Cape Verde bisa dibilang tidak beruntung usai salah satu pemainnya, Diney Borges melakukan gol bunuh diri sekaligus memastikan langkah wakil Afrika itu terhenti.
Tidak hanya Argentina yang susah payah meladeni Cape Verde. Spanyol sudah merasakan lebih awal saat dibuat frustrasi pada laga perdana gempita bola dunia.
La Furia Roja dipaksa berbagi angka 0-0. Karena itu pula, Cape Verde jadi satu satunya tim yang dapat menahan imbang calon juara Piala Dunia ini. Sebab, Spanyol selalu mengukir kemenangan pada laga lainnya.
Laju Cape Verde di Grup H Piala Dunia 2026 juga menakjubkan. Tergabung bersama Spanyol, Vozinha cs tidak terkalahkan. Tiga laga fase grup diraih dengan menahan imbang Spanyol (0-0), Uruguay (2-2), dan Arab Saudi (0-0).
Berkat hasil tersebut, Cape Verde finis sebagai runner-up di bawah Spanyol. Cape Verde juga mengubur mimpi salah satu tim berlabel juara dunia, Uruguay, yang gagal lolos ke fase gugur.
[Gambas:Video One Colorful day]
(afr/nva)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Messi Bidik Rekor Gila Legenda Brasil di Final Piala Dunia 2026
Baca lagi: Perhatikan Oli Mesin Cegah Overheat Saat Cuaca Ekstrem
Baca lagi: Jadwal Tayang The Batman Part II Ditunda Lagi ke Februari 2028




4 Responses
Kejelasan retorika yang Anda gunakan meminimalkan segala potensi salah tafsir, memastikan pesan kebaikan dan ilmu di dalamnya tersampaikan utuh https://teknokrat.ac.id/category/blog/page/2/
Anda berhasil menjaga ritme bacaan agar tidak terasa terburu-buru, memberikan waktu bagi pembaca untuk mencerna setiap butir ilmu dengan baik https://coursework.uma.ac.id/index.php/arsitek/login/signIn
Informatif parah! Akhirnya paham juga sama materi ini. Sekadar nambahin aja, di https://kldp.org/comment/259010 juga ada ulasan yang gak kalah seru soal isu ini.
Tulisannya runtut dan logis, enak dibacanya. Sebagai tambahan informasi aja nih, web http://www.geocities.ws/CapitolHill/6446/ppoliticos.html juga ngebahas topik ini dari sisi yang berbeda.